Puasa Bukan Sekedar Menahan Lapar Dan Dahaga - Selamat datang di website kami. Pada pertemuan ini admin akan membahas seputar puasa bukan sekedar menahan lapar dan dahaga.
Puasa Bukan Sekedar Menahan Lapar Dan Dahaga. Telaah ayat suci tentang perintah puasa ramadan, yuk! Namun, puasa perut bukan sekedar mempuasakannya dari lapar dan dahaga. Tidak nampak dalam dzahirnya dia sedang melakukan suatu amalan ibadah, padahal sesungguhnya dia sedang menjalankan ibadah yang sangat dicintai allah ta’ala dengan menahan lapar dan dahaga. Puasa ramadan yang setiap tahun dijalani umat islam selama satu bulan penuh, dengan menahan lapar dan dahaga, selain menjalankan perintah agama, juga merupakan latihan mental menahan berbagai nafsu yang tidak terpuji, dan sekaligus kesempatan untuk berbagai kepada mereka yang tidak beruntung.
Puasa ramadan yang setiap tahun dijalani umat islam selama satu bulan penuh, dengan menahan lapar dan dahaga, selain menjalankan perintah agama, juga merupakan latihan mental menahan berbagai nafsu yang tidak terpuji, dan sekaligus kesempatan untuk berbagai kepada mereka yang tidak beruntung. Bukan sekedar menahan lapar dan dahaga. Apa puasa hanya sekedar menahan lapar dan dahaga? “puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Tidak nampak dalam dzahirnya dia sedang melakukan suatu amalan ibadah, padahal sesungguhnya dia sedang menjalankan ibadah yang sangat dicintai allah ta’ala dengan menahan lapar dan dahaga.
Puasa Bukan Sekedar Menahan Lapar Dan Dahaga
Semakin tinggi kualitas puasanya, semakin banyak pula pahala yang didapat. Sementara di sekitarnya ada makanan dan minuman. Puasa ramadhan itu memang menahan diri dari makan dan dari minum, menahan diri dari lapar dan dahaga. Puasa, bukan sekedar menahan lapar dan dahaga. Sebuah kombinasi antara pengendalikan ambisi fisik dan dan menjinakkan naluri ketidakpuasan. Puasa Bukan Sekedar Menahan Lapar Dan Dahaga.
Dari puasa ramadhan, kita belajar untuk mempuasakan perut kita. Bukan sekedar menahan lapar dan dahaga. “banyak orang puasa yang tidak mendapat apa pun kecuali lapar dan dahaga”, serta semakin bisa mendekatkan diri kepada allah sebagai orang yang bertakwa. Puasa ramadan yang setiap tahun dijalani umat islam selama satu bulan penuh, dengan menahan lapar dan dahaga, selain menjalankan perintah agama, juga merupakan latihan mental menahan berbagai nafsu yang tidak terpuji, dan sekaligus kesempatan untuk berbagai kepada mereka yang tidak beruntung. Agar puasa tak sekadar lapar dan dahaga. Ibnu rojab mengatakan, أَهْوَنُ الصِّيَامُ تَرْكُ الشَّرَابِ وَ الطَّعَامِ “tingkatan puasa yang paling rendah hanya meninggalkan minum dan makan saja.”
Puasa, Bukan Sekedar Menahan Haus dan Lapar
Mardiyanto detik demi detik terus melaju, menit demi menit terus bergulir, dan jam demi jam terus berputar. Dari puasa ramadhan, kita belajar untuk mempuasakan perut kita. #puasa#ramadhan#kewajiban#amalibadahpuasa di bulan suci ramadhanmengajarkan akan kasih sayang sesama dan meningkatkan ketaqwaan kepada allah swt.#kasihsayang. Semoga syariat puasa yang kita amalkan ini tidak berhenti pada taraf yang dikatakan rasulullah: Ambisi fisik dan naluri ketidakpuasan adalah sumber dari segala macam petaka jiwa. Puasa, Bukan Sekedar Menahan Haus dan Lapar.